Senin, 10 April 2017

PEMBIAAYAAN USAHA

1. MASALAH DALAM PENCARIAN MODAL

 Setiap wirausaha pasti akan menemui kesulitan dalam masalah pencarian modal, Beberapa masalah yang sering ditemui  dalam pencarian modal antara lain :
a.             Kurangnya ketajaman bisnis. (  misal : tidak jeli melihat peluang,tidak dapat mengadaptasi dengan baik). Ketidakmampuan dalam melakukan peralihan/transisi kewirausahaan. Wirausaha yang kurang siap menghadapi dan melakukan perubahan,tidak akan menjadi wirausaha yang berhasil. Keberhasilan dalam berwirausaha hanya bisa diperoleh apabila berani mengadakan perubahan dan mampu membuat peralihan setiap waktu.
b.             Kurangnya pengalaman bisnis. Kurang berpengalaman baik dalam kemampuan mengkoordinasikan,keterampilan mengelola sumber daya manusia,maupun kemampuan mengintegrasikan operasi perusahaan. Pengalaman yang cukup bisa menjadikan peluang usaha yang baik.
c.              Harus dapat mengidentifikasi lebih dahulu kebutuhan modal. (baik secara finansial maupun berupa mesin). Kurangnya pengawasan peralatan. Pengawasan erat kaitannya dengan efisiensi dan efektivitas. Kurang pengawasan dapat mengakibatkan penggunaan alat tidak efisien dan efektif.
d.             Harus ada proyeksi laba dan proyeksi mengenai tingkat pengembalian investasi. Kurang dapat mengendalikan keuangan.agar perusahaan dapat berhasil dengan baik,faktor yang paling utama dengan keuangan adalah memelihara aliran kas,mengatur pengeluaran dan penerimaan secara cermat. Kekeliruan dalam memelihara aliran khas akan menghambat operasional perusahaan dan mengakibatkan perusahaan tidak lancar.
e.              Harus ada identifikasi tujuan dari penggunaan modal usaha.tidak kompeten dalam manajerial. Tidak kompeten atau tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan mengelola usaha merupakan faktor penyebab utama yang membuat perusahaan kurang berhasil.
Masalah yang berkaitan dengan kesulitan yang biasanya dihadapi wirausahawan antara lain :
a.              Kinerja atau konsep perusahaan yang meragukan membuat para wirausahawan gagal dalam menjalankan usahanya. Hal ini menyebabkan adanya faham budaya feodal warisan kolonialisme jaman dahulu yang menganggap bahwa menjadi wirausahawan lebih banyak resiko yang mesti ditanggung,beda dengan menjadi seorang karyawan atau buruh yang hanya memikirkan pekerjaan.resiko bisnis yang terlalu tinggi,tingkat keuntungan dan pengembangan investasi yang rendah.
b.             Kegagalan perusahaan untuk menindaklanjuti, juga disebabkan karena tidak kompetennya dalam manajerial.tidak kompeten atau tidak memiliki pengetahuan mengelola usaha merupakan faktor penyebab utama yang membuat perusahaan kurang berhasil.
c.            Kurangnya pengalaman dan ketajaman bisnis dalam kemampuan mengkoordinasikan,mengelola sumber daya manusia,maupun kemampuan mengintegrasikan operasi perusahaan.
d.             Prefrensi dari pemodal yang mengaharuskan adanya proyeksi laba dan proyeksi mengenai tingkat pengembalian investasi.
e.              Kurangnya hubungan dengan sumber – sumber modal mengakibatkan sulitnya wirausahawan untuk mengembangkan usahanya.

2. PEMBIAYAAN BISNIS


Sebelum melakukan pembiayaan bisnis,seorang wirausahawan haruslah terlebih dahulu melakukan suatu identifikasi,yaitu :
1. Identifikasi usaha yang akan dijalankan
2.  Identifikasi sumber pembiayaan, identifikasi sumber pembiayaan dibagi menjadi dua yaitu Internal (modal perusahaan dan   Eksternal (investor atau kredit bank).
·       Tahapan – tahapan pembiayan bisnis
A.  Pembiayaan tahap awal :  
- Pembiayaan pendanaan modal benih (seed capital) dalam jumlah yang relatif kecil. 
- Pembiayaan/pendanaan pemula pengembangan produk dan pemasaran awal.
B.  Pendanaan ekspansi atau pengembangan,merupakan tahapan dimana modal atau dana yang diperoleh dari sumber pembiayaan internal ataupun eksternal digunakan untuk mengembangkan dan memperluas usaha tersebut.
C.  Pembiayaan akuisisi dan leveraged buyouts, adalah akuisisi ( biasanya perusahaan,tetapi bisa pula aset tunggal seperti real estate) yang harga belinya dibantu oleh gabungan saham dan utang dan yang arus kas atau aset targetnya dipakai untuk menjamin dan melunasi utang.karena utang biasanya memiliki biaya modal yang lebih rendah daripada saham,imbal balik saham meningkat seiring peningkatan utangnya. Utang tersebut otomatis menjadi dongkrak untuk menambah imbal balik yang menjadi asal usul istilah LBO.
3. PENENTUAN HUBUNGAN FINANSIAL
Sebelum melakukan usaha terlebih dahulu wirausahawan melakukan identifikasi awal,dan memperhitungkan berapa jumlah modal yang dibutuhkan. Selain itu juga seorang wirausaha harus ada perencanaan finansial yaitu : 
1.             Perencanaan likuiditas (dipusatkan pada perencanaan aliran kas perusahaan
2.             Perencanaan laba (proyeksi perolehan laba).
Serta wirausaha juga perlu menentukan hubungan finansial perusahaan yang dilakukan dengan cara penentuan kebutuhan kas untuk memulai usaha,diantaranya melalui beberapa pendekatan sepert : 
a. Pendetakan pendapatan Mengembangkan jumlah modal yang diperlukan untuk menghasilkan sejumlah 
tertentu pendapatan tahunan.
b. Pendekatan tingkat sewa, menentukan jumlah penjualan dan kemudian modal yang dibutuhkan untuk
mendukung sewa yang dimaksud.
c. Pendekatan kas yang tersedia, dimulai dengan jumlah modal yang dimaksud untuk menentukan
pendapatan yang mungkin dari penggunaan yang efisien. Penentuan kebutuhan kas bagi perusahaan yang
sudah ada dilakukan dengan :
- Proyeksi laporan rugi laba Adalah suatu gambaran salah satu laporan keuangan dalam akuntasi yang 
   menggambarkan apakah suatu  perusahaan mengalami laba atau rugi dalam suatu periode akuntansi.
- Proyeksi laporan neraca Adalah salah satu laporan keuangan dalam akuntansi yang menunjukan
   keadaan keuangan secara sistematis dari suatu perusahaan pada saat tertentu dengan cara menyajikan
   daftar aktivasi,hutang dan modal pemilik perusahaan.
- Proyeksi arus kas Menggambarkan adanya suatu penerimaan dalam aliran kas masuk perusahaan dari
   kegiatan perusahaan tersebut.
- Ringkasan tentang kebutuhan dan penggunaan kas.


4. ANALISA PULANG POKOK 

 Pada tahap awal pertumbuhan, akan sangat membantu wirausahawan untuk mengetahui kapan keuntungan akan tercapai. Hal ini akan membantu mengetahui potensi finansial bagi usaha pemula. Analisa pulang pokok adalah teknik untuk menentukan seberapa besar banyak satuan yang harus dijual atau seberapa banyak volume penjualan yang harus dicapai agar tercapai posisi pulang pokok (tidak rugi dan tidak untung). Analisa pulang pokok adalah proses menghasilkan informasi yang mengikhtisarkan berbagai tingkat keuntungan dan kerugian yang berkaitan dengan berbagai tingkat produksi. Bagian berikut membahas (1) unsur dasar analisa pulang pokok, (2) tipe analisa pulang pokok yang ada bagi wirausahawan, (3) hubungan antara analisa pulang pokok dengan pengawasan, dan (4) keterbatasan analisa pulang pokok.

 Unsur Dasar Analisa Pulang Pokok
Analisa pulang pokok umumnya terdiri atas refleksi, pembahasan, pertimbangan, dan pembuatan keputusan relatif terhadap tujuh unsur pokok. Masing-masing unsur dan definisinya adalah sebagai berikut (karena pembahasan analisa pulang pokok terletak pada definisi tersebut, definisi tersebut hendaknya dikuasai sebelum membaca lebih jauh):
1) Biaya tetap adalah pengeluaran yang diadakan oleh organisasi tanpa melihat jumlah produk yang dihasilkan. Contoh dari biaya tetap adalah pajak tanah, pemeliharaan bangunan, pengeluaran untuk bunga pada uang yang dipinjam untuk membiayai pembelian peralatan.
2) Biaya variabel adalah pengeluaran yang berfluktuasi dengan jumlah produk yang dihasilkan. Contoh dari biaya variabel adalah biaya pembungkusan produk, biaya bahan yang dibutuhkan untuk membuat produk, biaya yang berkaitan dengan pembungkusan produk untuk dikapalkan.
3) Biaya total adalah jumlah total biaya tetap dan biaya variabel yang berkaitan dengan produksi.
4) Pendapatan total adalah semua nilai rupiah penjualan yang terakumulasi dari penjualan produk. Sesungguhnya pendapatan total meningkat ketika lebih banyak produk yang terjual.
5) Keuntungan didefinisikan sebagai jumlah pendapatan total yang melebihi biaya total dari produksi barang yang dijual.
6) Kerugian adalah jumlah biaya total produksi barang yang melebihi pendapatan total yang diperoleh dari penjualan barang tersebut.
7) Titik pulang pokok didefinisikan sebagai situasi di mana pendapatan total organisasi sama dengan biaya totalnya; organisasi hanya memperoleh pendapatan yang hanya cukup untuk menutupi biaya-biayanya. Perusahaan tidak mendapatkan keuntungan maupun tidak mengalami kerugian.


5. MENCARI SUMBER PERMODALAN

Modal adalah segala bentuk kekayaan yang di gunakan untuk memproduksi kekayaan yang lebih banyak lagi. Ada tiga jenis modal yaitu
1. Modal Tetap adalah modal yang  di perlukan untuk membeli aset tetap.
2. Modal Kerja adalah modal yang di butuhkan untuk mendukung operasi perusahaan dalam jangka pendek.
3. Modal Pertumbuhan yaitu modal yang di butuhkan untuk membiayai pertumbuhan atau perkembangan perusahaan ke arah yang baru.

Sumber-sumber Permodalan antara lain :
1. Tabungan Pribadi.
Tabungan pribadi merupakan sumber pendanaan yang paling mudah tersedia untuk memulai suatu bisnis baru.
2. Teman atau anggota keluarga.
Investasi dari teman atau keluarga merupakan suatu sumber modal yang baik dan cukup dapat mengantar suatu usaha baru untuk menarik investor luar atau perusahaan pemberi modal usaha.
3. Malaikat Penolong.
Malaikat penolong merupakan orang-orang kaya yang menginvestasikan uang dalam permulaan usaha sebagai ganti hak kepemilikanya dalam perusahaan.
4. Mitra.
sebelum membuat perjanjian kerjasama wirausaha harus mempertimbangkan akibat dari member sebagian dari kontrol pribadi atas pengolahan dan pembagian keuntungan dengan orang lain.
5. Modal Ventura Korporasi
Banyak perusahaan besar sekarang ini yang ikut membiayai perusahaan kecil. Dari kerjasama ini perusahaan yang baru berdiri tidak hanya mendapatkan tambahan modaltapi juga mendapatkan bantuan   keahlian teknis.
6. Perusahaan Modal Ventura.
Perusahaan modal ventura adalah organisasi swasta berorientasi laba yang memberikan sejumlah modal dan kemudian menggunakanyauntuk membeli posisi ekuitas dalam perusahaan yang baru.
7. Penjualan Saham ke Publik.

Sumber Pembiayaan Utang 
sumber - sumber pembiayaan utang terdiri dari : 
1. Bank Komersial. ada beberapa jenis pinjaman bank komersial yaitu : 
- Pinjaman berdasarkan piutang
- Pinjaman berdasarkan inventaris
- Pinjaman berdasarkan peralatan
- Pinjaman berdasarkan real estate
2. Sumber dana utang di luar bank. ada beberapa sumber dana utang di luar bang yaitu :
- Vendor financing
- Equipment supplier
- Perusahaan pendanaan komersial
- Perusahaan asuransi
- Credit unions
- Surat obligasi

6. PENILAIAN PERUSAHAAN        
 
Seorang wirausahawan perlu melakukan penilaian terhadap kinerja manajemen termasuk kepada seluruh anggota perusahaan penilaian hasil usaha dengan melakukan evaluasi pada laporan perusahaan, diantaranya seperti :
1. Laporan Laba/Rugi
adalah suatu gambaran salah satu laporan keuangan dalam akuntansi yang menggambarkan apakah suatu perusahaan mengalami laba atau rugi dalam satu periode akuntansi.
2. Laporan Neraca
adalah salah satu laporan keuangan dalam akuntansi yang menunjukan keadaan keuangan secara sistematis dari suatu perusahaan pada saat tertentu dengan cara menyajikan daftar aktiva, utang dan modal pemilik perusahaan.
3. Laporan Perubahan Modal
merupakan salah satu bentulk laporan keungan yang memberikan informasi tentang penyebab bertambah atau berkurangnya modal selama dalam masa periode tertentu.
4. Laporan Arus Kas
menggambarkan adanya suatu penerimaan dalam aliran kas masuk perusahaan dari kegiatan perusahaan tersebut.
Kesimpulan : Jadi bagi para calon pengusaha harus benar-benar mengerti tentang pembiayaan usaha. dan harus mempersiapkan modal yang sesuai perkiraan untk usaha yang akan di buka. Dan di harapkan dengan bijak untuk mencari sumber permodalan yang ke depanya tidak akan merugikan. 


Daftar Pustaka :
Fahmi,Irfan. 2015. "Pengantar Ilmu Administrasi Bisnis". Bandung: Alfabeta.
Masassya,Evelyn G. 2012. "90 Rahasia Investasi Pribadi". Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Slamet, Franky, Heti Karunia Tunjungsari, Mei Le. 2016. "Dasar-dasar Kewirausahaan Teori dan Praktik". Jakarta: Indeks. Edisi ke 2.

Selasa, 07 Maret 2017

3 PENGUSAHA MUDA SUKSES



3 KISAH SUKSES PENGUSAHA MUDA DI INDONESIA

Kali ini saya akan membahas tentang profil dan kisah tentang beberapa pengusaha muda di indonesia yang berhasil dan membuat namanya di kenal oleh banyak orang.
Yang pertama adalah :

1.      RIEZKA RAHMATIANA





Hanya butuh waktu 3 tahun untuk menjadi sukses,itulah yang terjadi dalam hidup Riezka Rhmatiana,wanita kelahiran Lombok berusia 26 tahun ini. Pemilik usaha Justmine pisang ijo ini mengalami sejumlah perjuangan yang panjang untuk dapat meraih kesuksesanya. Berbagai usahanya pernah mengalami kegagalan sebelumnya,hingga pada tahun 2008 dia menemukan ide untuk berjualan Es pisang ijo.





Riezka memulai usaha ini dengan modal 150 ribu saja,dia berusaha mencari dan mencoba beberapa resep pisang ijo,termasu dengan cara belajar langsung dari pemilik Restoran langsung di Makasar. Beberapa terobosan pun dilakukannya, bermula dari pengurusan izin usaha, bisnisnya pun makin berkibar dibawah bendera CV Ezka Giga Pratama dengan produk Justmine Pisang Ijo. Kini setelah 3 tahun berlalu, ia mampu memasarkan produknya hingga ke berbagai pelosok nusantara seperti Jabodetabek, Semarang, Surabaya, Sulawesi, Purbalingga, Purwokerto, dan kota lainnya dengan jumlah 100 outlet beromset 300 jutaan per bulan. Pada awalnya orang tua nya menentang keinginanya untuk berbisnis di bidang ini,namun tekad yang kuat akhirnya membawa Riezka meraih kesuksesan. Dia berhasil mendapatkan berbagai penghargaan,salah satunya adalah The Young Entrepreneur Award, Wirausaha Muda Mandiri 2008, UKM Terbaik Spirit Entrepreneur, Setia Adhikarya Mahasiswa, Pemuda Berprestasi 2010.









2.      HAMZAH IZZULHAK




Pemuda kelahiran 26 April 1993, yang sejak lahir memang sudah berjiwa entrepreneur. Hamzah adalah salah satu pengusaha muda yang meanarik perhatian media, dia memiliki siafat easy going membuatnya mudah di kenali dan melihat berbagai kisahnya membuat banyak pemuda di indonesia terinspirasi. Hamzah tipe pemuda yang berani mengambil keputusan dan tidak takut gagal.

Hamzah berhasil membuka 44 cabang bimbel dan sebuah bisnis sofabed di tangerang.
Tetapi itu bukanlah bisnis pertamanya,sejak masih sekolah banyak usaha yang di lakoninya,dari mulai berjualan mainan seperti kelereng,petasan dan berbagai macam mainan yang sangat di gemari anak-anak. Tidak hanya itu,dia juga pernah berjualan koran,layanan ojek payung saat hujan dan juga mengamen bersama teman-teman.
Di umur 18 tahun mulailah bisnis serius yang di tekuni, kala itu bisnis berjualan pulsa dan buku sekolah. . Caranya, Hamzah akan melobi pamannya yang kebetulan bekerja di sebuah toko buku besar di jakarta untuk menjadi distributor dengan diskon sebesar 30% per- buku. Ia kemudian menjual buku- buku itu ke teman dan kakak kelas setiap semester. Sayang sekali usahanya gulung tika, hanya sanggup bertahan 3 bulan saja, Hamzah mencatat ada masalah karna rekan usahanya sering memakai modal milik mereka sendiri mengambil pulsa tanpa bayar. Saat itu dia sempat down, tapi sempat bangkit dengn membaca buku bisnis lagi.

Modal sisa untung berjualan pulsa, ia gunakan kembali berbisis, kali ini dibelikan mesin pembuat pin. Waktu itu ia masih kelas 2 SMA. Namun, lagi- lagi usahanya gagal, Hamzah yang tak mengerti mesin akhirnya justru mematahkan alat tersebut. Sang ayah sempat marah besar mendengarnya. Tapi, Hamzah masih ingin terus menyalurkan hasrat bisnisnya.

Dimulai di tahun 2004, sebuah seminar bisnis membuka mata Hamzah lebar, bagaimana sebuah bisnis bimbel seharusnya dikerjakan dan apa prospeknya.

Itulah menjadi panggilan tersendiri baginya. Ia termasuk tipe berani mencoba tanpa harus ada embel embel passion coba saja. Dia benar- benar selalu merasa pekerjaanya adalah passionya jadi bisnis -lah passionnya. Dia segera mencoba bertanya tentang bisnis bimbel langsung. Sebagai catatan menarik Hamzah bukanlah dari keluarga tidak mampu.

Ayahnya merupakan seorang dosen di Universitas Gunadarma, yang yakin sang anak bukan tipe pemalas jadi selalu mendukung langkahnya.

Sejak awal sekolah dasar, Hamzah mulai mencari- cari tambahan uang jajan. Dia mulai mencari uang saku sendiri dari mengamen hingga ojek payung. Dia bahkan pernah menjadi seorang tukang parkir. Adanya inspirasi seminar bimbel, dia benar- benar menginginkan bimbelnya sendiri, tapi tak membangunnya dari nol.

Kala itu si empunya Bimbel memberikan penawaran menggiurkan kepadanya. Tak ayal, dangan pasti, dia meminjam uang 70 juta dari ayahnya tanpa ragu untuk sebuah bisnis. Berkaca dari kegagalan, dimana dia pernah membuka bisnis pembuatan pin hingga mematahkan alatnya. Ayah dan ibunya terlihat cukup ragu kala Hamzah mengutarakan niatnya.

Tetapi, bukan Hamzah namanya kalau tidak ngotot meyakinkan ayah dan ibunya bahwa bimbel merupakan jalan kesuksesannya. Dia langsung menghubungi pembicara seminar untuk lebih lanjutan ketika ijin itu datang. Caranya? Sia mempelajari serius marketing, keuangan, hingga prospek. Dia benar- benar ingin menekuni bimblenya ini.

Dia mengambil alih satu sistem, semua pengajar dan juga UTANG -nya. Untung, pemilik bimbel bukanlah tipe seorang memanfaatkan keseriusannya atau sejenis penipuan. Bisnis mengambil alih punya satu tantangan tersendiri, berbeda memulai dari nol, ia harus menjaga semuanya tetap stabil di awal- awal tahun. Dia harus memastikan dengan datang sendiri ke bimbel lalu berdiskusi bersama pengejarnya.

Jika dia benar- benar tidak belajar sudah dipastikan bimbel akan rutuh. Maka Hamzah tidak mau setengah- setengah apalagi modalnya uang mobil 70 juta. Dia fokus harus mengembalikan uang tersebut berbentuk mobil untuk ayah dan bunya. Jika berhasil bertahan, bimbelnya akan terlihat hasilnya lambat laun jika tidak ada media promosi bukanlah perkara yang mudah
Dia bisa diibaratkan seperti mengambil alih perusahaan utuh. Hamzah harus membayar mahal serta belajar keras mengikuti alur. Dengan kemampuan menganalisanya, ia yakin mampu melawan rasa takut kerugian. Berhasil mengembangkan usaha bimbelnya hingga total ada 44 cabang. Barapa yang dia dapat? Ada 730 juta pertahun, sebuah nilai yang sangat tinggi untuk pemuda 19 tahun.

Tidak puas berbisnis bimbel, Hamzah merambah dunai sofabed mengambil alih usaha orang lain. Cara yang hampir sama dengan bimbelnya. Mungkin juga inilah bakatnya untuk mengambil bisnis sudah jadi.

Dengan pengalamannya mengelola bimbel, dia memiliki kepercayaan tinggi untuk mengelolai usaha barunya. Tak ayal, dar bisnis sofabed berkembang secara baik walau cukup tersendat di awal. Dikutip dari berbagai sumber, Hamzah Izzulhaq sang pengusahan muda, memiliki prinsip tersendiri mengenai menjadi entrepreneur atau wirausahawan.
Dia menyebut lima prinsip juga akan berlaku bagi kita semua. Apa itu, itu adalah:

Pertama, memperbaiki kualitas hubungan dengan lingkungan. Lingkungan membangun karakter menjadi seorang entrepreneur. Mungkin, kita akan menemukan kata "ah, ngapain sih bisnis? nanti aja""sok tua loh hidup aja dulu". Hamzah menekankan kita jika berteman dengan orang pesimis seperti ini, maka kita akan ikut pesimis.

Kedua, bagi anda yang ingin memulai bisnis, jangan memulai dari nol. Dia berkata "kalau istilah tangga, ada tangga 1 sampai 5, maka kita bisa memulai dari tangga 4 atau lima. Misalnya, kita bisa meneruskan usaha yang dirintis orang lain."

Ketiga, jangan pernah jadi seorang NATO (No Action Talk Only). Jika punya kayakinan, kita harus bisa memperjuangkannya Kita membutuhkan action cepat. Hamzah mayakinkan bahwa usaha tanpa action sama saja berbohong kepada semuanya.

Keempat, perbaiki hubungan dengan Tuhan dan orang tua. Orang tua akan mendoakan kita yang terbaik hingga mencapai kesuksesan. Sedangkan, ketika dekat dengan Tuhan maka kita tidak akan terjebak kesombongan setelah menjadi sukses.

Kelima, ingatlah kepada sesama. Kita tidak boleh lupa power of giving, bersedekah akan membantu menjadi pengusaha sukses. Janganlah kita melihat siapa yang bicara tetapi isi yang dibicarakan.




















3.      NABIL HUSEIN




Nama Nabil Husein tengah mendapatkan sorotan. Pemuda 20 tahun yang sukses membangun tim sepakbola Pusamania Borneo FC menjadi seperti sekarang. Dia lah sosok yang memperjuangkan para Pusmania, yang dulunya suporter Persisam Putra Samarinda. Karena tak sejalan dengan pengurus Persisam, akhirnya, para suporter yang bernama Pusamania menjadi terasing. Mereka pun setuju mendirikan klub sepak bola sendiri. 

Sebuah tim sepak bola yang aktif mengikutkan para suporter. Itulah apa yang tengah dibangun Nabil. Dia berkata ini bukanlah soal uang. Ia yang merogoh kocek pribadi 3 miliar akhirnya membuktikan itu. Meski ditentang oleh orang tua, khususnya sang ayah. Dia tak bergeming. Nabil bersama mereka dibelakang para Pusamania mencoba membuktikan diri. Usianya sangatlah muda, masih 20 tahun tak menjadi halangan, meski begitu dia sudah tercatat sebagai pengusaha sukses. 

Putra dari Ketua Pemuda Pancasila Kaltim, Said Amin ini, tercatat sebagai Komisaris Utama PT. Nahusam Pratama Indonesia. Perusahaan yang kemudian menaungi PBFC ini mendapatkan penghargaan atas kerja kerasnya dengan klub. Dia mendapatkan penghargaan Best Entrepreneur Award 2014. Apa yang dilakukan olehnya bukanlah bisnis mudah, jika bukan karena kecintaan.


Awalnya ketika rencana itu terlontar tak mudah baginya. Ia tak mendapatkan restu dari ayahnya. Bahkan dia berkorban mengeluarkan uang sendiri. Dia menggelontorkan 3 miliar. Bersama dengan para Pusamania bersamanya, mereka mengakuisisi klub Divisi Utama, Perseba Super Bangkalan. Masalah utama bagi para Pusamania dengan Persisam, menurut Tribunnews, berasal dari ketidak sepahaman dengan para pemilik klub Persisam. Mereka, para suporter, merasa tak dianggap oleh klub itu sendiri.

Bahkan dikabarkan para pemain Persisam mengganti jerseynya. Mengganti warna kebanggaan para suporter tanpa pemberitahuan. Merasa tak dianggap, mereka para Pusamania akhirnya memilih untuk mendirikan klub sendiri. Saat itu penguruh PBFC kebanyakan merupakan pengurus suporter Persisam yang pindah haluan. Mereka mencoba membangun klub dengan dukungan suporter secara nyata.

"Alhamdulillahnya Pusamania Borneo Football Club (PBFC) memiliki basis suporter yang memang fanatik," ujar Heldy Abe, Humas Pusamania.

Mereka tengah menciptakan kepaduan bahwa Pusamania adalah Samarinda, begitu juga sebaliknya. Sebuah kesaling pahaman antara suporter dan klubnya. Nabil memang jago dalam administrasi meski kali ini ia tengah menangani dengan klub sepak bola. Kemampuannya untuk membangun kesoliditan antar suporter begitu nyata. Pusamania memiliki divisi cyber. Mereka memastikan informasi tentang klub melalui berbagai media sosial seperi website, Facebook, dan Twitter.

Saat itu jika diingat kembali mereka yang berada di Pusamania berdiri sendiri. Mereka secara loyal selalu mendukung Persisam. Namun, bagi PBFC, suporter yang mencul sendirinya, dan mereka akan dimasukan dalam manajemen. Distro yang menjual segala tentang klub itupun dikelola oleh para suporter. Dimana hanya sebagian dibagikan ke Manajemen. Itupun untuk mensuport tim sepak bola mereka sendiri. Inilah yang akan membuat para suporter serasa memiliki.

Nabil terlahir dari kalangan suporter, jadi dia mengerti bagaimana perasaan suporter.


Demikianlah 3 Pengusaha muda sukses yang namanya sudah mulai di kenal dunia, semoga mereka dan pengusaha muda sukses lainya dapat menginspirasi semua pemuda lainya termasuk saya sendiri, supaya kita tahu untuk sukses itu tidak harus Tua dan Kaya,dan harus berani menghadapi jatuh bangun rintangan untuk menjadi sukses tersebut. Karna untuk menjadi sukses di mulai dari gagal dan untuk menjadi besar pasti di mulai dari kecil.
Tunggu apalagi, mulailah dan beranilah mencoba, dan beranilah gagal untuk mewujudkan cita-cita kalian. Mulailah bisnis sesuai dengan hobi dan bakat yang kalian miliki. Because BUSSINESS IS FUN!

Thanks. 

Sumber :
www.pengusaha.us/2013/10/
figurpedia.blogspot.co.id
www.biografipengusaha.com
www.cermati.com